...
Polyurethane Spray Foam_ Inovasi Isolasi Termal untuk Kenyamanan Rumah
Polyurethane Spray Foam_ Inovasi Isolasi Termal untuk Kenyamanan Rumah

Polyurethane Spray Foam: Inovasi Isolasi Termal untuk Kenyamanan Rumah

Bagi kita yang masih awam, mungkin ada banyak hal yang belum diketahui pada dunia konstruksi. Seperti halnya polyurethane spray foam atau PU foam yang belakangan terus dikembangkan para developer dan kontraktor. -MegaBaja.co.id

Sebelumnya, penggunaan teknologi ini terbatas hanya sebagai peredam kebisingan pada bangunan. Namun, kini bisa kita jumpai penggunaannya di dalam hunian sebagai isolasi termal atau panas. Fungsinya agar suhu di dalam ruangan tetap terasa hangat di musim hujan dan sejuk saat musim panas.

Ingin tahu lebih lanjut apa itu PU foam? Simak pemaparan artikel di bawah ini sampai habis, ya!

Apa itu Polyurethane Spray Foam?

Apa itu Polyurethane Spray Foam?
Apa itu Polyurethane Spray Foam?

Secara sederhana, polyurethane spray foam adalah bahan isolasi termal yang terbuat dari campuran dua komponen utama: polyol dan isocyanate. Apabila kedua komponen ini dicampur dan disemprotkan, menghasilkan reaksi untuk membentuk busa padat dengan kemampuan isolasi termal yang sangat baik.

PU foam pada bangunan rumah akan bertugas sebagai insulator. Fungsinya untuk menjaga suhu ruangan dengan meminimalisasi perpindahan energi panas atau dingin tanpa mengurangi proses pertukaran suhu di dalam dan luar ruangan.

Terdapat dua jenis PU foam dengan karakteristik dan kegunaan yang berbeda:

2 Jenis Polyurethane Spray Foam

Closed-Cell Polyurethane Spray Foam (Sel Tertutup)

Sel-sel kecil pada closed-cell foam memiliki tingkat kerapatan yang tinggi, sehingga tidak bisa menjadi isolasi cukup mumpuni untuk panas dan suara. Namun, kepadatan sel-sel tersebut membuatnya tidak mudah menyerap air. Terutama kelembapan yang ditimbulkan oleh faktor udara di negara kita.

Biasanya, penerapan closed-cell foam dapat digunakan pada dinding bangunan atau ruang bawah tanah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi. Mengapa demikian? Sebab, apabila dilihat dari tingkat ketebalannya sendiri, closed-cell foam lebih padat jika dibandingkan open-cell foam.

Nah, karena ketebalan inilah yang membuat closed-cell foam lebih kuat dan keras. Kondisi tersebut membentuk lapisan yang memberikan kekuatan struktural tambahan pada bangunan dan membuatnya lebih tahan lama.

Open-Cell Polyurethane Spray Foam (Sel Terbuka)

Jika dibandingkan dengan closed-cell foam, tipe ini justru memiliki sel-sel yang lebih besar dan terbuka. Oleh karenanya, sel tersebut akan saling terhubung satu sama lain.

Hal ini pula yang membuat open-cell foam cenderung lebih tipis, ringan, dan mudah dibentuk mengikuti kontur bangunan. Namun, akibatnya permukaan akan lebih mudah menyerap air. Kelembapan suhu ruangan yang disebabkan oleh faktor cuaca di Indonesia menjadi salah satu pemicu utama.

Karena hal tersebut, biasanya penggunaan open-cell foam sering diaplikasikan untuk atap atau langit-langit bangunan. Muatan yang diberikan pun biasanya tidak terlalu berat. Ini dilakukan guna menghindari beban berlebih pada permukaan atap atau langit-langit.

Apa Keunggulan yang Diberikan?

Polyurethane spray foam disebut sebagai teknologi yang mutakhir karena memiliki banyak keunggulan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya tentang dua jenis PU foam, sedikitnya terdapat gambaran mengenai manfaat yang diberikan. Di antaranya:

Isolasi Termal Superior

Isolasi Termal Superior
Isolasi Termal Superior

Karena terdiri dari foam dengan kerapatan tertentu, maka daya isolasi termal yang dimiliki pun sangat tinggi. Hal ini bisa membantu menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman. Sebab, suhu ruangan akan terjaga karena terisolasi tetap di dalam rumah.

Sealant yang Efektif

PU foam dapat berfungsi sebagai sealant paling efektif untuk mencegah kebocoran udara atau air yang dapat merusak bangunan. Sealant sendiri berupa zat atau material yang sering digunakan untuk menutup celah-celah kecil dan retakan di dinding, langit-langit, serta lantai, agar tidak merusak fungsi struktur.

Hemat Energi

Kamu bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk membayar listrik hanya dengan mengaplikasikan polyurethane spray foam, lho! Alasan utamanya berkaitan erat dengan peningkatan efisiensi energi yang dibutuhkan oleh rumah. Seperti mengurangi penggunaan alat pemanas atau pendingin ruangan.

Tahan terhadap Lembap

Kendala utama bagi rumah atau bangunan yang berada di negara tropis adalah harus siap dengan kondisi lembap. Hadirnya teknologi closed-cell polyurethane spray foam menjadi salah satu solusi tepat agar bangunanmu memiliki ketahanan yang baik terhadap kelembapan.

Penyaringan Suara

Polyurethane spray foam sering digunakan karena memiliki kemampuan isolasi termal yang baik. Bisa untuk meredam suara dan menciptakan lingkungan yang lebih tenang di dalam rumah. Terutama buat kamu yang tertarik dengan pemasangan home theater, mengaplikasikan PU-foam bisa jadi pilihan yang tepat!

Bagaimana Cara Kerja PU-Foam?

PU-foam diaplikasikan dengan cara disemprotkan menggunakan peralatan khusus ke permukaan dinding atau atap bangunan. Saat disemprotkan, campuran dua komponen utama polyurethane (polyol dan isosianat) bereaksi secara cepat.

Bagaimana Cara Kerja PU-Foam?
Bagaimana Cara Kerja PU-Foam?

Proses reaksi kimia antara polyol dan isosianat menghasilkan gas karbon dioksida. Isosianat sendiri mengandung gugus isosianat (-NCO). Sementara polyol mengandung gugus hidroksil (-OH). Reaksi antara gugus ini dikenal sebagai reaksi isosianat-hidroksil atau reaksi uretan.

Selama reaksi, gugus isosianat dan hidroksil bergabung untuk membentuk senyawa uretan. Reaksi ini terjadi dalam waktu cepat dan gas karbon dioksida (CO2) dilepaskan sebagai produk sampingan.

Dari pelepasan CO2 tersebut akan muncul gelembung gas yang membentuk foam. Gelembung-gelembung inilah yang akan membantu foam menyebar dan mengisi ruang di antara struktur bangunan. Foam akan terus mengembang selama beberapa menit setelah pengaplikasian karena gas CO2 yang dilepaskan.

Selama periode tersebut, foam juga mengeras menjadi bahan padat. Setelah ekspansi dan pengerasan selesai, PU-foam mencapai pematangan penuh sehingga membentuk lapisan isolasi padat yang menutupi permukaan bangunan.

Berapa Estimasi Biaya Polyurethane Spray Foam?

Rata-rata biaya yang dibutuhkan untuk pengaplikasian polyurethane spray foam sangat bervariasi tergantung dari merek. Bisanya biaya yang dibutuhkan sekitar 75 ribu hingga 300 ribu untuk foam jenis kaleng semprot yang biasa digunakan untuk menutup celah pada bangunan.

Sedangkan PU-foam untuk pelapis dinding bangunan berkisar antara 120 ribu per-meter persegi untuk ketebalan 2cm. Harga ini tentunya masih dapat berubah, ya! Ini tergantung pada perhitungan jenis dan merek material yang digunakan, ketebalan foam, volume area, serta tingkat kesulitan pengerjaan.

Harga di atas bisa saja sudah termasuk biaya tukang atau bahkan belum termasuk  sama sekali. Nah, jika belum termasuk biaya tenaga ahli yang akan mengerjakan penyemprotan foam secara profesional, kamu harus siap dengan anggaran lebih, ya!

Kesimpulan

Polyurethane spray foam merupakan salah satu solusi modern dan efektif untuk meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan rumah. Memiliki daya isolasi termal yang unggul dan kemampuan menutup celah bangunan dengan efektif, PU-foam memberikan manfaat jangka panjang bagi hunian.

Untuk saat ini, kamu mungkin baru bisa menjumpai penggunaan teknologi tersebut pada bangunan pabrik atau bioskop. Untuk bangunan rumah sendiri penerapannya masih terbilang sedikit, kecuali untuk pembuatan ruangan tertentu yang membutuhkan isolasi termal atau peredam suara.

Meski perbandingan harga jauh lebih mahal dari busa peredam, tetapi PU-foam bisa menjadi isolasi termal yang baik tanpa membuat ruangan menjadi pengap. Nah, bagaimana menurutmu? Apakah tertarik mengaplikasikan PU-foam pada hunianmu? Semoga informasi ini membantu, ya!

Just an ordinary people.